Jumat, 29 Januari 2016

Tanda Tanda Orang yang Akan Meninggal

224 Komentar

Share:facebook twittergplus

| Apr 20, 2013 | Kategori Unik


BeritaUnik.net – Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup?
Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.
Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic yaitu:
1. Merasa gelisah.
Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.

2. Menarik diri.
Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.

3. Sering mengantuk.
Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.

4. Kehilangan nafsu makan.
Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.

5. Mengalami jeda saat bernapas.
Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.

6. Luka yang sulit sembuh.
Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.

7. Pembengkakan.
Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.

Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.
Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.
Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.
Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.
Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.
Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.
Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.

Mengapa Cincin Pernikahan ditaruh di Jari Manis?

274 Komentar

Share:facebook twittergplus

| Apr 20, 2013 | Kategori Entertainment, Unik


BeritaUnik.net – Kenapa Cincin pernikahan selalu ada di jari manis, kok bukan di jari lain…saya sebetulnya juga bingung tapi setelah baca suatu artikel, menarik juga untuk diperhatikan. Coba deh ikuti langkah berikut ini, kalian pasti takjub karena Tuhan benar-benar membuat keajaiban (ini berasal dari kutipan Cina):
1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar).

2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.
3. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan.
4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
6. Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.
7. Selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.

Kamis, 28 Januari 2016

info

Selasa, 24 November 2015 11:24 WIB

Mampu Membaca Peluang Bisnis Tanaman di Halaman, Omzet Evita Rp 40 Juta per Bulan
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi 
TRIBUNNEWS.COM -- Budidaya tanaman hidroponik semakin diminati masyarakat di wilayah perkotaan. Tren ini muncul seiring semakin tingginya kesadaran masyarakat menjalankan pola hidup sehat dengan mengonsumsi sayuran dan buah yang higienis. Kondisi ini membuat tanaman hidroponik laris di pasaran. Pelaku usaha tanaman hidroponik .
Semakin tingginya kesadaran masyarakat di Indonesia untuk melakukan pola hidup sehat, kebutuhan terhadap makanan yang higienis dan berkualitas kian meningkat.
Salah satu cara masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat adalah membudidayakan tanaman sayuran atau buah hidroponik. Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa media tanah.
Belakangan ini, tren budidaya hidroponik semakin digemari masyarakat, terutama di wilayah perkotaan. Tren ini muncul sejalan dengan semakin sempitnya lahan pertanian di perkotaan.
Alhasil, banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan pekarangannya untuk membudidayakan tanaman hidroponik. Apalagi, hasil budidaya tanaman hidroponik memiliki nilai ekonomis.
Salah satu pelaku usaha yang mencoba peruntungan dari bisnis tanaman hidroponik adalah Evita Putri, pemilik Pelangi Flora asal Magetan, Jawa Timur. Pelangi Flora berdiri sejak 2012. Evita menjual berbagai bibit tanaman hidroponik, peralatan dan medianya.
Menurut Evita, sejalan dengan tingginya tren hidup sehat, mendorong minat masyarakat kota menanam sendiri bahan makanan sehari-hari. Dia bilang, saat ini, kebutuhan bahan makanan dari tanaman hidroponik makin meningkat.

Rabu, 27 Januari 2016

info

Bercocok Tanam Hidroponik Cara Unik Memanfaatkan Lahan Sempit

Minggu, 3 Januari 2016 19:06 WIB

Bercocok Tanam Hidroponik Cara Unik Memanfaatkan Lahan Sempit
Instagram
Ditulis Oleh: Neila Sakinah Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya
TRIBUNNERS - Seorang remaja lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya, memiliki cara yang unik memanfaatkan balkon rumahnya yang cukup luas.
Mantan mahasiswa fakultas dakwah ini menyulap balkon rumahnya menjadi perkebunan mini yang berisi berbagai macam tanaman dan sayuran.

Diantaranya terdapat sejumlah tanaman cabe, dan sawi, dan semuanya ditanam dengan cara hidroponik.
Teknik bercocok tanam tersebut, cocok untuk masyarakat yang mempunyai lahan sempit.
"Awalnya saya hanya iseng saja, mengumpulkan beberapa botol yang sudah tidak digunakan, saya buat alternatif hidroponik. Saya ingin sekali menanam sawi, tetapi karena memang lahan disini tidak seluas sawah-sawah dipedesaan, akhirnya saya coba saja memanfaatkan bahan yang ada, membuat sawah sendiri di pagar balkon," ujarnya.

Untuk perawatan hanya perlu disiram air dua kali sehari, pagi dan sore hari dengan takaran satu gelas air.
Selain itu, tanaman harus terkena sinar matahari langsung.